Langsung ke konten utama

Syukuri apa yang ada

Belajar bahwa tidak semua yang kita inginkan harus kita dapatkan. Terkadang kita harus bersabar mengikhlaskan hal yang tidak benar-benar kita butuhkan. Belajar menerima bahwa semua yang kita miliki saja sudah lebih dari cukup. Untuk mereka yang sudah memikul beban berat yang seharusnya belum mereka pikul, kita berterima kasih. Karena sudah memberi pelajaran hidup. Tuhan tidak tidur, percaya hasil tidak akan pernah mengkhianati proses yang sudah kita jalani. Hidup kita akan indah berkat kerja keras dan doa-doa kita

Kau tak bisa mengubah lingkungan, tetapi kau bisa mengubah dirimu sendiri;
Kau tak bisa mengubah kenyataan, tetapi kau bisa mengubah sikap;
Kau tak bisa mengubah masa lalu, tetapi kau bisa mengubah sekarang;
Kau tak bisa mengendalikan orang lain, tetapi kau bisa mengontrol diri sendiri;
Kau tak bisa meramal hari esok, tetapi kau bisa mensyukuri hari ini;
Kau tak bisa selalu berhasil melakukan segala sesuatu, tetapi kau bisa selalu berhati-hati melakukan segala sesuatu;
Kau tak bisa mengetahui berapa panjang sebuah kehidupan, tetapi kau bisa memutuskan berapa lebarnya sebuah kehidupan.

Ada banyak cara Tuhan untuk membuktikan cinta kepada hamba-Nya. Ada banyak pula cara seorang hamba untuk bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Cinta.

Segala nikmat Tuhan bukan untuk kita hitung-hitung lantas dibandingkan dengan amalan kita. Amalan kebaikan kita sugguh tak sebanding dengan segala karuniaNya. Tuhan tidak memerintahkan kita untuk menghitung-hitung pemberianNya, tapi cukuplah untuk mensyukuri semua itu. Sudahkah kita bersyukur akan semua nikmat yang kita rasakan? Sudahkah kita memanfaatkan segala pemberiannya untuk kebaikan?

Kebanyakan kita terkadang menganggap sebagian nikmat Tuhan adalah hal yang biasa. Toh, setiap hari memang kita merasakan hal itu, sehingga membuat kita lupa untuk bersyukur. Tanpa kita sadari, nyatanya tidak semua orang diberikan nikmat-kesehatan-dan apa yang kita miliki.
Sejauh apapun kita merantau, imanlah tempat kita kembali. Karena do'a akan selalu menutun jalan kita untuk selalu bersyukur & berterima kasih.

Masih banyak sekali hal-hal yang harus kita syukuri. Rasakanlah, tak ada satu pun pemberian Tuhan yang bisa kita caci, semua adalah untuk kita syukuri.

Bersyukurlah. Karena dari itu kita kan temukan benih kebahagiaan, memiliki kekuatan & mendapat ketenangan hati, serta kebijaksanaan berpikir dan bertindak.

Salam progressif.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

VISA Lebih dari kata PENTING

Visa merupakan dokumen penting yang harus kamu miliki saat bepergian ke luar negeri, di samping dokumen paspor. Visa sebagai bukti kamu memiliki izin tertulis dari suatu negara yang akan kamu kunjungi dan menjalankan aktifitas sesuai dengan apa yang tercantum pada visa. Seperti bekerja, belajar atau melakukan tugas diplomatik. Bagi warga Indonesia yang akan bepergian, visa harus diajukan ke kedutaan besar negara bersangkutan yang ada di Indonesia, beberapa pekan sebelum berangkat. Syarat pengajuan bergantung pada setiap kedutaan. Ada negara yang mensyaratkan tiga bulan sebelum berangkat, kamu harus mendapatkan visa dari negara yang dituju sebagai bukti kamu diizinkan memasuki negara tersebut. Jenis Visa Jika disederhanakan, ada dua jenis visa yang berlaku: visa diplomatik dan visa kunjungan. Dari kelompok visa kunjungan ini terdiri dari banyak jenis visa. Rinciannya sebagai berikut: Visa kunjungan sementara untuk kunjungan keluarga / Relatives permits Waktu kunjungan yang...

Karakteristik Critical Thinking

  Karakteristik lain yang berhubungan dengan berpikir kritis, dijelaskan Beyer (Arief Ahmad, 2007) secara lengkap dalam buku Critical Thinking , yaitu: . a.        Watak ( dispositions ) Seseorang yang mempunyai keterampilan berpikir kritis mempunyai sikap skeptis, sangat terbuka, menghargai sebuah kejujuran, respek terhadap berbagai data dan pendapat, respek terhadap kejelasan dan ketelitian, mencari pandangan-pandangan lain yang berbeda, dan akan berubah sikap ketika terdapat sebuah pendapat yang dianggapnya baik. b.       Kriteria ( criteria ) Dalam berpikir kritis harus mempunyai sebuah kriteria atau patokan. Untuk sampai ke arah sana maka harus menemukan sesuatu untuk diputuskan atau dipercayai. Meskipun sebuah argumen dapat disusun dari beberapa sumber pelajaran, namun akan mempunyai kriteria yang berbeda. Apabila kita akan menerapkan standarisasi maka haruslah berdasarkan kepada relevansi, keakuratan fakta-fakta, ...

Kisah si TIGA HIJAU

Di sebuah tempat nun jauh di rimba belantara. Hiduplah beberapa jenis tanaman hijau menyerupai permadani. Tanaman hijau itu bernama rumput Teki milik seorang nenek berusia 80 tahun. Sebut saja bernama nenek Dingin. Nenek Dingin tinggal sebatang kara berkarib dengan hewan liar dan tanaman. Lewat tangan dingi nnya semua merasa bisa hidup nyaman. Di pondok kecilnya yang selalu bersih, nenek Dingin mempunyai lahan seluas 100 meter, satu-satunya pondok dengan area yang mendapat sinar matahari secara langsung. Itu sebabnya nenek Dingin tak pernah sakit. Cahaya matahari dan sejuk dari hutan rimba silih berganti memberikan aura sehat bagi nenek Dingin. Areal pondok nenek dikelilingi rumput hijau yang tertata apik. Nenek memberi nama rumput Teki. Tak jauh dari rumput mendekati hutan, di bawah pohon tua beringin dan kepel, ada mata air yang ditumbuhi lumut hijau. Lumut yang juga mengerti keindahan ini membentuk hijau menawan tumbuh di atas bebatuan, nenek Dingin menamainya Lumutan. Sementara d...