Langsung ke konten utama

Pandangan Menjadi Bermakna

Sesuatu yang mampu menginspirasi, berarti mampu memberikan suatu pandangan baru bagi orang lain, kemungkinan pula mampu menggerakkan orang lain dan mampu membuat orang lain berbuat sesuatu. Bahkan pada titik-titik tertentu, sebuah inspirasi dapat mendorong seseorang untuk memulai suatu perubahan ke arah yang lebih baik bagi banyak orang. Memberikan inspirasi beda halnya dengan memberikan suatu hal yang sifatnya tangible. Tanpa mengecilkan arti benda-benda yang sifatnya tangible, inspirasi merupakan suatu pemberian yang cenderung memiliki pengaruh yang kuat, tahan lama, serta dapat ditularkan. Ini semata-mata pendapat saya berdasarkan hasil pengalaman semata, belum ada data yang mendukungnya.

Menjadi seseorang yang dinilai oleh orang lain mampu memberikan inspirasi merupakan suatu penghormatan, paling tidak demikian pikir saya jika itu terjadi pada saya. Mendapatkan pernyataan tersebut seolah dapat memberi legitimasi bahwa kita telah mampu ‘menggerakkan’ orang lain dan mungkin juga dapat membuat perubahan, sekecil-kecilnya kita telah membuat perubahan di dalam diri orang yang mengaku telah mendapat inspirasi dari kita tersebut. Bilang saya norak, namun rasanya sangat senang bila itu terjadi pada saya dan hal tersebut bisa membuat saya tersenyum sepanjang hari hanya dengan mengingatnya. Walaupun demikian, pernyataan dari orang tersebut juga sekaligus menjadi semacam ‘tanggung jawab’ yang harus saya emban dan cambuk bagi saya untuk terus berkembang menjadi versi diri saya yang lebih baik lagi. Di satu sisi menyenangkan, di sisi lain justru membuat saya semakin banyak berpikir.

Orang-orang tersebut mungkin tidak mengetahui seperti apa saya dalam kehidupan saya sehari-harinya. Jika pun mereka tahu, mungkin itu tidak penting bagi mereka dan hanya bagian dari diri saya yang mereka anggap inspiratif saja yang mereka terima sebagai diri saya yang sebenarnya. Hal ini bisa membuat salah kaprah. Karena seringkali orang lupa bahwa saya pun memiliki kekurangan-kekurangan. Serta seringkali kita lupa bahwa inspirasi bisa datang dari sumber inspirasi-inspirasi yang lain dan tidak begitu saja terlahir.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berhentilah Menginginkan Kebahagiaan Orang Lain

Menjadi bahagia itu mudah, kuncinya hanya terus bersyukur dan tetap menjadi peribadi yang selalu sederhana, sederhana dalam ingin, sederhana dalam bersabar, dan sederhana dalam ikhlas. Sebab yang menjadikan seseorang itu selalu rumit dan tak bahagia menjalani hidupnya terkadang adalah moodnya, keinginannya, dan besarnya ego untuk selalu mencicipi hidup orang lain. Bukan karena takdir Tuhan ataupun karena besarnya ujian dari Yang Maha Kuasa, hanya saja terlalu bodohnya kita dalam menyadari syukur sebenarnya adalah satu-satunya jalan memperoleh kebahagiaan. Sebab, bila hati sadar sesadar-sadarnya bahwa jalan satu-satunya adalah bersyukur dan selalu sederhana dalam menjalani hidup, maka sudah tentu hidup kita akan senantiasa tersanding oleh kebahagiaan. Maka, berhentilah untuk menginginkan kebahagiaan oang lain, karena belum tentu kebahagiaan orang tersebut apabila menjadi kebahagianmu akan benar-benar membuatmu merasa bahagia seutuhnya. Sebab, tak sedikit dari kita yang awalnya me...

Kisah si TIGA HIJAU

Di sebuah tempat nun jauh di rimba belantara. Hiduplah beberapa jenis tanaman hijau menyerupai permadani. Tanaman hijau itu bernama rumput Teki milik seorang nenek berusia 80 tahun. Sebut saja bernama nenek Dingin. Nenek Dingin tinggal sebatang kara berkarib dengan hewan liar dan tanaman. Lewat tangan dingi nnya semua merasa bisa hidup nyaman. Di pondok kecilnya yang selalu bersih, nenek Dingin mempunyai lahan seluas 100 meter, satu-satunya pondok dengan area yang mendapat sinar matahari secara langsung. Itu sebabnya nenek Dingin tak pernah sakit. Cahaya matahari dan sejuk dari hutan rimba silih berganti memberikan aura sehat bagi nenek Dingin. Areal pondok nenek dikelilingi rumput hijau yang tertata apik. Nenek memberi nama rumput Teki. Tak jauh dari rumput mendekati hutan, di bawah pohon tua beringin dan kepel, ada mata air yang ditumbuhi lumut hijau. Lumut yang juga mengerti keindahan ini membentuk hijau menawan tumbuh di atas bebatuan, nenek Dingin menamainya Lumutan. Sementara d...

Kreatifitas Karya Seni Hasil Teknik Pengolahan Sampah di SDK Sang Timur

Pengertian Sampah Sampah adalah sisa suatu usaha atau kegiatan [manusia] yang berwujud padat [baik berupa zat organik maupun anorganik yang bersifat dapat terurai maupun tidak terurai] dan dianggap sudah tidak berguna lagi [sehingga dibuang ke lingkungan]. Alam tidak mengenal sampah, yang ada hanyalah daur materi dan energi. Hanya manusia yang menyampah [mengakibatkan munculnya sampah]. Segala macam organisme yang ada di alam ini selalu menghasilkan bahan buangan, karena tidak ada proses konversi yang memiliki efisiensi 100%. Sebagian besar bahan buangan yang dihasilkan oleh organisme yang ada di alam ini bersifat organik [memiliki ikatan CHO, bagian tubuh makhluk hidup]. Sampah yang berasal dari aktivitas manusia yang dapat bersifat organik maupun anorganik. Contoh sampah organik adalah: sisa-sisa bahan makanan, kertas, kayu dan bambu. Sedangkan sampah anorganik [hasil dari proses pabrik] misalnya: plastik, logam, gelas, dan karet. Ditinjau dari kepentingan kelestar...