Langsung ke konten utama

Semua Membutuhkan Menjadi Terdidik

Pendidikan merupakan pintu gerbang menuju kehidupan yang lebih baik dengan memperjuangkan hal-hal terkecil hingga hal-hal terbesar yang normalnya akan dilewati oleh setiap manusia.

Pendidikan adalah bekal untuk mengejar semua yang telah ditargetkan oleh seseorang dalam kehidupannya, sehingga tanpa pendidikan maka logikanya semua yang diimpikannya akan menjadi sangat sulit untuk dapat diwujudkan.

Faktanya, memang tidak semua orang yang berpendidikan itu sukses dalam perjalanan hidupnya. Akan tetapi, jika dilakukan perbandingan maka orang yang berpendidikan tetap jauh lebih banyak yang bisa mengecap kesuksesan daripada orang yang tidak pernah mengecap pendidikan, baik formal maupun non formal.pendidikan adalah alat untuk mengembangkan diri, mental, pola piker, dan juga kualitas diri seseorang.

Jika orang yang dibekali ilmu saja terbukti masih ada atau bahkanbanyak yang mengalami kegagalan, lalu bagaimana dengan mereka yang tidak dibekali ilmu sama sekali?

Logikanya sudah pasti mereka akan lebih kesulitan dalam mengembangkan hal-hal yang diminatinya dengan tujuan untuk mendapatkan level kehidupan yang lebih baik. Proses hidup membutuhkan teori, dan dengan pendidikanlah teori tersebut bisa didapatkan.



Jangan meyakini sekelompok orang yang tidak bertanggung jawab. Apapun alasannya, setiap orang tetap membutuhkan pendidikan, meskipun pendidikan tidak menjamin kesuksesan seseorang, namun pendidikan akan membekali seseorang kualitas diri yang lebih baik sehingga seseorang akan lebih berpeluang untuk mendapatkan apa yang dicita-citakan. Pendidikan merupakan alat terpenting untuk merealisasikan semua impian yang ingin diwujudkan.



Pendidikan merupakan prioritas untuk menuju ke arah yang lebih baik dan masa depan yang lebih banyak. Karena itulah pendidikan sangat penting bagi seseorang karena dengan modal pendidikan itulah akan didapatkan suatu pekerjaan yang sesuai dengan jenjang pendidikannya. Semakin tinggi jenjang pendidikan seseorang, maka akan semakin tinggi pula jabatan atau kedudukan seseorang dalam sebuah instansi.



Pendidikan juga dapat dimanfaatkan untuk membuka bisnis atau berwirausaha karena dengan pendidikan kita akan dapat mengetahui tata cara dalammenjalankan suatu bisnis. Sehingga akan diperoleh keuntungan yang maksimal. Dengan adanya ilmu yang diperoleh dari pendidikan akan memudahkan seseorang untuk mencari nafkah nantinya. Pendidikan ada yang bersifat formal dan ada yang bersifat non formal. Pendidikan terbesar dilakukan di lingkungan keluarga dan masyarakat atau non formal. Pada pendidikan non formal ilmu yang diperoleh dapat langsung dipraktekkan ke dunia nyata sehingga tidak terpaku hanya pada materi semata. Di dalam lembaga pendidikan formal hanya mengajarkan dasar dari suatu ilmu sedangkan pengembangannya dilakukan melalui pengalaman dalam dunia nyata.



Pendidikan sejatinya bukan hanya untuk mengajarkan manusia tentang suatu teori. Namun pendidikan membentuk sekian banyak dampak positif terhadap perjalanan kehidupan manusia sehingga semua orang membutuhkan pendidikan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Karakteristik Critical Thinking

  Karakteristik lain yang berhubungan dengan berpikir kritis, dijelaskan Beyer (Arief Ahmad, 2007) secara lengkap dalam buku Critical Thinking , yaitu: . a.        Watak ( dispositions ) Seseorang yang mempunyai keterampilan berpikir kritis mempunyai sikap skeptis, sangat terbuka, menghargai sebuah kejujuran, respek terhadap berbagai data dan pendapat, respek terhadap kejelasan dan ketelitian, mencari pandangan-pandangan lain yang berbeda, dan akan berubah sikap ketika terdapat sebuah pendapat yang dianggapnya baik. b.       Kriteria ( criteria ) Dalam berpikir kritis harus mempunyai sebuah kriteria atau patokan. Untuk sampai ke arah sana maka harus menemukan sesuatu untuk diputuskan atau dipercayai. Meskipun sebuah argumen dapat disusun dari beberapa sumber pelajaran, namun akan mempunyai kriteria yang berbeda. Apabila kita akan menerapkan standarisasi maka haruslah berdasarkan kepada relevansi, keakuratan fakta-fakta, ...

Seputar Histori Gong 2000

Gong 2000 Setelah mundur dari God Bless dan Ian bergabung dengan grup Gong 2000 dan merilis album-album seperti Bara Timur (1991), Laskar (1994), dan Prahara (1996). Sewaktu masih memperkuat God Bless permainan Ian berbeda dengan semasa ia memperkuat Gong 2000. Di Gong 2000 ia banyak memasukkan unsur musik Bali. Hal itu dibuktikan pada setiap penampilannya, Ian setidaknya mengikutsertakan 20 musisi asli Bali. Tahun 1997, Ian kembali memperkuat God Bless dan berduet dengan Eet Sjahranie yang masih berstatus sebagai gitaris God Bless. Konsep double gitar ini cukup menarik perhatian meski pada akhirnya album "Apa Kabar?" gagal dipasaran. Ian Antono juga merupakan sosok seorang musisi yang produktif. Dalam setahun beliau bisa menggarap album untuk beberapa penyanyi. Banyak album yang tidak lepas dari sentuhan hangatnya termasuklah Iwan Fals, Anggun C. Sasmi, Nicky Astria, Doel Sumbang, Gito Rollies, Ebiet G Ade, Ikang Fawzi dan banyak lagi. Karya Ian Antono di arena muzik tela...

CUsanqti Berkembang Pesat dan Smakin Maju

Koperasi Kredit CUsanqti Jatim adalah salah satu Kopdit terbaik di Jawa Timur. Hal itu ditandai dengan telah diterimanya sertifikat dan piagam sebagai koperasi kredit terbaik ke 3 Koperasi kredit Cusanqti terus mengalami kemajuan yang sangat pesat baik dari jumlah anggota serta tata kelola keuangan up-date mengikuti sistem akunting terbaru yaitu CUSO. Koperasi kredit CUsanqti lahir atas prakarsa dan mufakat yang merasa mempunyai kesamaan kebutuhan dan kepentingan untuk menggerakkan suatu modal bersama, terutama yang berasal dari simpanan untuk dipinjamkan di antara sesama mereka dalam hal ini anggota CUsanqti. Dengan tingkat bunga yang memadai (sangat terjangkau) sesuai dengan kesepakatan bersama pula. Pinjaman dapat diberikan atas dasar keperluan darurat, usaha produktif (niaga atau investasi) atau untuk keperluan kesejahteraan para anggota Koperasi Kredit CUsanqti Ada enam pilar / hal pokok bagi pengembangan koperasi kredit CUsanqti yakni swadaya, kerja sama,...