Langsung ke konten utama

Refleksi Akhir Tahun

Barangkali kata kunci untuk memperbaiki diri

menjadi baik ialah pertanyaan terlalu tinggi yang belum tentu bisa terjawab!!
Cukup berubah sekalipun itu kecil & mungkin jarang terlihat, yang jelas perubahan apapun itu ialah sebuah refleksi atau introspeksi diri setiap saat, tetapi biasanya akan sulit bagi kita untuk melakukan muhasabah setiap saat.

Artinya tidak semua orang dapat melakukan koreksi diri atau evaluasi diri setiap ada kesempatan. Nah, untuk itu diperlukan waktu khusus yang akan dapat mendorong seseorang untuk mengevaluasi diri, melihat perjalanan hidupnya sendiri dan kemudian mau melakukan perubahan menuju kebaikan dalam hal apapun.

Karena, kita harus sadar apa yang telah kita bicarakan, apa yang telah kita lakukan belum tentu menjadi sesuatu yang baik bagi orang lain. Bisa jadi kebaikan kita yang kita lakukan berbanding terbalik karena justru kita dianggap over done. Hidup ini memang seperti judul film WARKOP DKI "maju kena mundur kena" sementara apa yang kita akan lakukan selalu memunculkan sebuah keraguan. Perubahan yang mana yang kita inginkan?? 90 % pasti perubahan lebih baik. Tapi ingat, semua itu hanya rencana yang kita belum tau titik pencapaiannya. Syukur jika kita diberi umur yang panjang & sehat.

Salah satu waktu yang dinantikan dalam perubahan ialah momentum pergantian tahun yang biasanya selalu digunakan oleh banyak kalangan, ya termasuk juga kita sebagai wahana perputaran waktu untuk merefleksikan sesuatu dengan tujuan evaluasi introspeksi diri dan merencanakan sesuatu yang lebih baik.

       Saat ini adalah waktu yang sangat pas untuk refleksi diri, merenungkan perjalanan hidup kita masing masing secara utuh tanpa harus mengurangi sedikitpun.
Tentu plus minus perjalanan hidup kita akan kita lihat secara seimbang. Tujuannya ialah untuk mengetahui secara pasti perjalanan kita selama satu tahun.

Apakah banyak kebaikannya ataukah sebaliknya banyak kejelekananya. Ataukah kita semakin untung atau semakin rugi?
Semuanya itu dilakukan untuk menimbulkan kesadaran diri yang total atas tanggung jawab kita sebagai manusia yang tentu mempunyai hak dan kewajiban yang harus dijalankan secara seimbang.

Apa yang telah terjadi sepanjang tahun 2017 adalah anugerah yang telah kita terima dan kita rasakan dengan penuh rasa syukur karena sampai saat ini kita masih diberi kesempatan untuk menghirup udara segar.
Semoga rencana yang kita inginkan di tahun 2018 mendapat restu Yang Maha Kuasa.
Selamat merefleksikan akhir tahun 2017.
Selamat tahun baru 2018
Semoga bermakna


Salam Progressif

Komentar

Postingan populer dari blog ini

VISA Lebih dari kata PENTING

Visa merupakan dokumen penting yang harus kamu miliki saat bepergian ke luar negeri, di samping dokumen paspor. Visa sebagai bukti kamu memiliki izin tertulis dari suatu negara yang akan kamu kunjungi dan menjalankan aktifitas sesuai dengan apa yang tercantum pada visa. Seperti bekerja, belajar atau melakukan tugas diplomatik. Bagi warga Indonesia yang akan bepergian, visa harus diajukan ke kedutaan besar negara bersangkutan yang ada di Indonesia, beberapa pekan sebelum berangkat. Syarat pengajuan bergantung pada setiap kedutaan. Ada negara yang mensyaratkan tiga bulan sebelum berangkat, kamu harus mendapatkan visa dari negara yang dituju sebagai bukti kamu diizinkan memasuki negara tersebut. Jenis Visa Jika disederhanakan, ada dua jenis visa yang berlaku: visa diplomatik dan visa kunjungan. Dari kelompok visa kunjungan ini terdiri dari banyak jenis visa. Rinciannya sebagai berikut: Visa kunjungan sementara untuk kunjungan keluarga / Relatives permits Waktu kunjungan yang...

Karakteristik Critical Thinking

  Karakteristik lain yang berhubungan dengan berpikir kritis, dijelaskan Beyer (Arief Ahmad, 2007) secara lengkap dalam buku Critical Thinking , yaitu: . a.        Watak ( dispositions ) Seseorang yang mempunyai keterampilan berpikir kritis mempunyai sikap skeptis, sangat terbuka, menghargai sebuah kejujuran, respek terhadap berbagai data dan pendapat, respek terhadap kejelasan dan ketelitian, mencari pandangan-pandangan lain yang berbeda, dan akan berubah sikap ketika terdapat sebuah pendapat yang dianggapnya baik. b.       Kriteria ( criteria ) Dalam berpikir kritis harus mempunyai sebuah kriteria atau patokan. Untuk sampai ke arah sana maka harus menemukan sesuatu untuk diputuskan atau dipercayai. Meskipun sebuah argumen dapat disusun dari beberapa sumber pelajaran, namun akan mempunyai kriteria yang berbeda. Apabila kita akan menerapkan standarisasi maka haruslah berdasarkan kepada relevansi, keakuratan fakta-fakta, ...

Kisah si TIGA HIJAU

Di sebuah tempat nun jauh di rimba belantara. Hiduplah beberapa jenis tanaman hijau menyerupai permadani. Tanaman hijau itu bernama rumput Teki milik seorang nenek berusia 80 tahun. Sebut saja bernama nenek Dingin. Nenek Dingin tinggal sebatang kara berkarib dengan hewan liar dan tanaman. Lewat tangan dingi nnya semua merasa bisa hidup nyaman. Di pondok kecilnya yang selalu bersih, nenek Dingin mempunyai lahan seluas 100 meter, satu-satunya pondok dengan area yang mendapat sinar matahari secara langsung. Itu sebabnya nenek Dingin tak pernah sakit. Cahaya matahari dan sejuk dari hutan rimba silih berganti memberikan aura sehat bagi nenek Dingin. Areal pondok nenek dikelilingi rumput hijau yang tertata apik. Nenek memberi nama rumput Teki. Tak jauh dari rumput mendekati hutan, di bawah pohon tua beringin dan kepel, ada mata air yang ditumbuhi lumut hijau. Lumut yang juga mengerti keindahan ini membentuk hijau menawan tumbuh di atas bebatuan, nenek Dingin menamainya Lumutan. Sementara d...