Langsung ke konten utama

Hidup itu Sebuah Proses Belajar

Apa yang ada disekitar kita pasti memberikan dampak, apa yang kita rencanakan pasti yang kita inginkan, apa yang membuat kita optimis adalah bekal dan tujuan di depan mata, apa yang kita rasakan adalah ungkapan kata hati yang paling dalam, apa yang terjadi saat kemarin adalah masa waktu yang penuh ujaran, ingatan yang mengingatkan kita pada sebuah pengalaman, apa yang terjadi saat ini adalah anugerah Tuhan yang tak kita rencanakan, apa yang terjadi esok hari adalah teka-teki yang penuh keraguan dan ketidakpastian
Tetapi dengan semua itu kita semakin mengerti arti kehidupan dalam perspektif angan-angan. Maka, apa yang harus kita lakukan? Buat semua yang ada disekeliling kita menjadi bermakna bagi setiap proses kehidupan.
Terkadang:
Kita pernah “DILUKAI” dan mungkin pernah “MELUKAI”,
tapi karena itu kita belajar tentang bagaimana cara MENGHARGAI, MENERIMA keadaan bahkan karya orang alin dan BERKORBAN !

Kita pernah “DIBOHONGI” dan mungkin pernah “MEMBOHONGI”, tapi dari situ kita belajar tentang arti kebenaran yqng sesungguhnya yaitu KEJUJURAN.

Andaikan kita tidak pernah melakukan KESALAHAN dalam hidup ini, mungkin kita tidak pernah belajar arti dari MEMINTA MAAF dan MEMBERI MAAF.

Setiap waktu yang telah kita habiskan dalam hidup ini, tidak akan pernah terulang kembali.
Namun ada satu hal yang masih tetap bisa kita lakukan, yaitu BELAJAR DI sudut ruang KEHIDUPAN.
Dari masa lalu untuk menuju hari esok yang lebih baik.

Hidup adalah proses.
Hidup adalah belajar.
Tanpa ada batas umur.
Tanpa ada kata tua.

JATUH, berdiri lagi
GAGAL, mencoba lagi.

Sampai nanti akhirnya TUHAN berkata.
“Waktunya PULANG



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berhentilah Menginginkan Kebahagiaan Orang Lain

Menjadi bahagia itu mudah, kuncinya hanya terus bersyukur dan tetap menjadi peribadi yang selalu sederhana, sederhana dalam ingin, sederhana dalam bersabar, dan sederhana dalam ikhlas. Sebab yang menjadikan seseorang itu selalu rumit dan tak bahagia menjalani hidupnya terkadang adalah moodnya, keinginannya, dan besarnya ego untuk selalu mencicipi hidup orang lain. Bukan karena takdir Tuhan ataupun karena besarnya ujian dari Yang Maha Kuasa, hanya saja terlalu bodohnya kita dalam menyadari syukur sebenarnya adalah satu-satunya jalan memperoleh kebahagiaan. Sebab, bila hati sadar sesadar-sadarnya bahwa jalan satu-satunya adalah bersyukur dan selalu sederhana dalam menjalani hidup, maka sudah tentu hidup kita akan senantiasa tersanding oleh kebahagiaan. Maka, berhentilah untuk menginginkan kebahagiaan oang lain, karena belum tentu kebahagiaan orang tersebut apabila menjadi kebahagianmu akan benar-benar membuatmu merasa bahagia seutuhnya. Sebab, tak sedikit dari kita yang awalnya me...

Kisah si TIGA HIJAU

Di sebuah tempat nun jauh di rimba belantara. Hiduplah beberapa jenis tanaman hijau menyerupai permadani. Tanaman hijau itu bernama rumput Teki milik seorang nenek berusia 80 tahun. Sebut saja bernama nenek Dingin. Nenek Dingin tinggal sebatang kara berkarib dengan hewan liar dan tanaman. Lewat tangan dingi nnya semua merasa bisa hidup nyaman. Di pondok kecilnya yang selalu bersih, nenek Dingin mempunyai lahan seluas 100 meter, satu-satunya pondok dengan area yang mendapat sinar matahari secara langsung. Itu sebabnya nenek Dingin tak pernah sakit. Cahaya matahari dan sejuk dari hutan rimba silih berganti memberikan aura sehat bagi nenek Dingin. Areal pondok nenek dikelilingi rumput hijau yang tertata apik. Nenek memberi nama rumput Teki. Tak jauh dari rumput mendekati hutan, di bawah pohon tua beringin dan kepel, ada mata air yang ditumbuhi lumut hijau. Lumut yang juga mengerti keindahan ini membentuk hijau menawan tumbuh di atas bebatuan, nenek Dingin menamainya Lumutan. Sementara d...

Kreatifitas Karya Seni Hasil Teknik Pengolahan Sampah di SDK Sang Timur

Pengertian Sampah Sampah adalah sisa suatu usaha atau kegiatan [manusia] yang berwujud padat [baik berupa zat organik maupun anorganik yang bersifat dapat terurai maupun tidak terurai] dan dianggap sudah tidak berguna lagi [sehingga dibuang ke lingkungan]. Alam tidak mengenal sampah, yang ada hanyalah daur materi dan energi. Hanya manusia yang menyampah [mengakibatkan munculnya sampah]. Segala macam organisme yang ada di alam ini selalu menghasilkan bahan buangan, karena tidak ada proses konversi yang memiliki efisiensi 100%. Sebagian besar bahan buangan yang dihasilkan oleh organisme yang ada di alam ini bersifat organik [memiliki ikatan CHO, bagian tubuh makhluk hidup]. Sampah yang berasal dari aktivitas manusia yang dapat bersifat organik maupun anorganik. Contoh sampah organik adalah: sisa-sisa bahan makanan, kertas, kayu dan bambu. Sedangkan sampah anorganik [hasil dari proses pabrik] misalnya: plastik, logam, gelas, dan karet. Ditinjau dari kepentingan kelestar...