Dinner was late leaving a trail lunch in a meadow in the valley quiet curled up in a blanket cold night some shepherds and sheep herds faint sound of praise descended across the night sky nature silence being woken up all living at the sky full of heavenly soldiers have bright star shining splendid Unlike ordinary stars ... Star gives a sign that the Savior already present on this earth For me, you, and all of us who believe in Christ ... the Savior we should be proud and rejoice Because of His coming brought awards for every person who would accept him Sing praise, worship for the glory of Christ Sing always gratefully praise His name always
Gong 2000 Setelah mundur dari God Bless dan Ian bergabung dengan grup Gong 2000 dan merilis album-album seperti Bara Timur (1991), Laskar (1994), dan Prahara (1996). Sewaktu masih memperkuat God Bless permainan Ian berbeda dengan semasa ia memperkuat Gong 2000. Di Gong 2000 ia banyak memasukkan unsur musik Bali. Hal itu dibuktikan pada setiap penampilannya, Ian setidaknya mengikutsertakan 20 musisi asli Bali. Tahun 1997, Ian kembali memperkuat God Bless dan berduet dengan Eet Sjahranie yang masih berstatus sebagai gitaris God Bless. Konsep double gitar ini cukup menarik perhatian meski pada akhirnya album "Apa Kabar?" gagal dipasaran. Ian Antono juga merupakan sosok seorang musisi yang produktif. Dalam setahun beliau bisa menggarap album untuk beberapa penyanyi. Banyak album yang tidak lepas dari sentuhan hangatnya termasuklah Iwan Fals, Anggun C. Sasmi, Nicky Astria, Doel Sumbang, Gito Rollies, Ebiet G Ade, Ikang Fawzi dan banyak lagi. Karya Ian Antono di arena muzik tela...

Komentar
Posting Komentar