Langsung ke konten utama

Prinsip Hidup Tak Kenal Kompromi



Barangkali menjadi bermakna jika kita dapat saling tukar pikiran dan mau saling berbagi, terlebih ketika kita berbicara hal prinsip terkadang masih banyak keraguan yang mengakibatkan kita menjadi tertutup dan tertekan.


Tapi bagaimanapun juga kita harus memaknai setiap kehidupan ini dengan berani melangkah maju dengan tanpa pernah meninggalkan poin-poin utama yang selalu ada dimana kita berada saat ini. Apa saja itu, :
1. Memiliki tujuan hidup. Anda harus punya tujuan dalam hidup ini mau apa? Visi harus Anda miliki. Peran dan manfaat apa yang mau Anda berikan untuk Anda dan orang lain harus ada. Bagi Anda yang belum tahu cepat-cepatlah mencarinya.
2. Anda harus Fokus. Anda memiliki prioritas hidup dan manajemen waktu yang baik. Tidak semua keinginan bisa dipenuhi maka lakukan skala prioritas untuk itu. Jangan terlalu terpaku pada parameter-parameter eksternal. Lebih baik menjadikan diri sendiri sebagai alat ukur ketimbang membandingkan dengan orang lain. Dan, untuk bisa fokus maka Anda harus tahu jalan yang akan Anda tempuh. Tahu kekuatan Anda, keunikan Anda dan asahlah terus itu.
3. Anda harus fleksible, selalu ingin belajar, spontan, inovatif dan sangat senang dalam menghadapi perubahan.
4. Anda harus selalu disiplin karena semua tidak akan terjadi tanpa kedisiplinan. Berikan komitmen Anda karena melakukan perubahan itu tidak bisa cepat untuk itu jangan pernah menyerah.
5. Anda harus Percaya diri, yakin dan tetaplah rendah hati kepada siapapun.
Hal lain yang juga harus Anda perhatikan dalam memimpin diri sendiri dan kenapa itu menjadi berat adalah adanya kompromi (self excuse) dan tidak pernah ada hukuman (self punishment) pada suatu pelanggaran dalam memimpin diri sendiri.
Berbeda dengan memimpin orang lain Anda akan tidak kenal kompromi dan selalu ada hukuman terhadap suatu pelanggaran.
Ternyata selama ini, kita hanya mengikuti nafsu kita saja. Lebih reaktif daripada proaktif. Padahal untuk bisa memimpin diri sendiri Anda harus bisa membedakan mana diri Anda dan mana nafsu Anda.

Semoga Bermakna
Salam progressif

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berhentilah Menginginkan Kebahagiaan Orang Lain

Menjadi bahagia itu mudah, kuncinya hanya terus bersyukur dan tetap menjadi peribadi yang selalu sederhana, sederhana dalam ingin, sederhana dalam bersabar, dan sederhana dalam ikhlas. Sebab yang menjadikan seseorang itu selalu rumit dan tak bahagia menjalani hidupnya terkadang adalah moodnya, keinginannya, dan besarnya ego untuk selalu mencicipi hidup orang lain. Bukan karena takdir Tuhan ataupun karena besarnya ujian dari Yang Maha Kuasa, hanya saja terlalu bodohnya kita dalam menyadari syukur sebenarnya adalah satu-satunya jalan memperoleh kebahagiaan. Sebab, bila hati sadar sesadar-sadarnya bahwa jalan satu-satunya adalah bersyukur dan selalu sederhana dalam menjalani hidup, maka sudah tentu hidup kita akan senantiasa tersanding oleh kebahagiaan. Maka, berhentilah untuk menginginkan kebahagiaan oang lain, karena belum tentu kebahagiaan orang tersebut apabila menjadi kebahagianmu akan benar-benar membuatmu merasa bahagia seutuhnya. Sebab, tak sedikit dari kita yang awalnya me...

Kisah si TIGA HIJAU

Di sebuah tempat nun jauh di rimba belantara. Hiduplah beberapa jenis tanaman hijau menyerupai permadani. Tanaman hijau itu bernama rumput Teki milik seorang nenek berusia 80 tahun. Sebut saja bernama nenek Dingin. Nenek Dingin tinggal sebatang kara berkarib dengan hewan liar dan tanaman. Lewat tangan dingi nnya semua merasa bisa hidup nyaman. Di pondok kecilnya yang selalu bersih, nenek Dingin mempunyai lahan seluas 100 meter, satu-satunya pondok dengan area yang mendapat sinar matahari secara langsung. Itu sebabnya nenek Dingin tak pernah sakit. Cahaya matahari dan sejuk dari hutan rimba silih berganti memberikan aura sehat bagi nenek Dingin. Areal pondok nenek dikelilingi rumput hijau yang tertata apik. Nenek memberi nama rumput Teki. Tak jauh dari rumput mendekati hutan, di bawah pohon tua beringin dan kepel, ada mata air yang ditumbuhi lumut hijau. Lumut yang juga mengerti keindahan ini membentuk hijau menawan tumbuh di atas bebatuan, nenek Dingin menamainya Lumutan. Sementara d...

An Important of Communication

When the tongue can no longer bear the burden of his master. Thousands of words must be lost like the song Power Metal, meaningless too much out of the mouth of the human. Small swear words, cursed speech for the wrongdoer, no matter how small.   Sometimes you always forget to mirror, always forget to discussed. Do we not remember that God only gives us time to live in the blink of an eye? How many hundred times does this mouth speak for? Forgetting our nature as a human being whose place is wrong to forgive one another? Even humans are too proud to apologize and remind each other. Too proud to speak the things that fit the reality.   Sharper than the kitchen knife you use to chop the meat? Because the words that come out of our tongue can imply thousands of meanings. Words that can be joyful, even hurt, cut human feelings, turn a despair, bring out anger, hatred and envy, cause a dispute, and there are many other things I can not express.   Speaking for what it i...