Langsung ke konten utama

Pimpinan Harus Memanusiakan Manusia

Didalam dunia kerja baik itu di instansi pemerintah maupun di instansi swasta pastinya kita akan selalu berhadapan dengan yang namanya pemimpin. Jika gaya kepemimpinan dari pemimpin kita baik sesuai dengan keinginan bawahan, maka yang terjadi adalah perasaan senang dari bawahannya, tetapi jika yang terjadi sebaliknya maka akan membuat ketidaksukaan bawahan.
Jika posisi anda sekarang adalah sebagai pimpinan, ada baiknya anda mengikuti Kriteria Pemimpin Yang Baik yang akan saya tuliskan. Jangan sampai anda menjadi pemimpin yang tidak baik karena itu akan menghancurkan harga diri anda dan bisa saja terjadi anda menyesal dikemudian hari.
a. Rendah Hati dan Sederhana
Seorang pemimpin yang baik jangan sekali-kali bersikap sombong atau juga merasa lebih tahu, lebih pandai dari yang lainnya. Ketahuilah bahwa setiap manusia itu punya kelemahan dan juga kelebihan masing-masing, jadi tidak ada hak sama sekali seorang pemimpin itu sombong.
Pemimpin baik yang baik juga harus sederhana, misalnya gaya hidup tidak berlebihan dan bermewahan karena itu tidaklah pantas sekaligus bisa mengakibatkan kecemburuan dan sakit hati bawahan.
b. Bersifat Suka Menolong
Pemimpin yang baik hendaknya selalu siap sedia untuk membantu bawahannya, juga hendaknya selalu bersedia mendengarkan kesulitan yang disampaikan bawahan. Dengan begitu maka pemimpin akan dianggap sebagai pelindung dan pembimbing yang baik.
c. Sabar dan Memilki Kestabilan Emosi
Pemimpin yang baik hendaknya memiliki sifat sabar, tidak mudah kecewa. Sifat sabar dan stabilnya emosi akan membuat bawahan merasa aman, tidak merasa ditekan dan tidak merasa takut.
d. Jujur, Adil dan Dapat Dipercaya
Orang yang jujur, adil dan dapat dipercaya adalah idaman setiap bawahan kepada pemimpinnya, jangan harap bawahan ikhlas mematuhi pemimpin yang jauh dari kejujuran, jauh dari keadilan dan jauh dari dapat dipercaya.
e. Keahlian dalam Jabatan
Seorang pemimpin harus benar-benar ahli dan mampu dalam menjalankan jabatannya, jika seorang pemimpin tidak memiliki kecakapan maka yang terjadi adalah kemunduran bahkan bisa saja menyebabkan kebangkrutan. Setiap orang bisa mengukur kemampuan dirinya sendiri, oleh karena itu jangan memaksakan kehendak menduduki jabatan jika anda tidak mampu, jangan sampai anda dicap sebagai gila jabatan.
f. Murah Senyum dan Wajah Berseri
Seorang yang murah senyum akan membuat orang lain bahagia dan damai. Seorang bawahan akan merasa senang sekali jika memiliki pemimpin yang murah senyum dan wajah berseri dengan demikian maka akan membuat bawahan tenang, tidak takut dan tidak menjauhi.
Ingatlah bahwa roda kehidupan itu berputar, sekarang anda jadi pemimpin bisa saja esok hari akan menjadi bawahan, jangan jadi pemimpin yang semena-mena yang jelek dan menjijikkan, jadilah pemimpin yang baik dan terhormat jika anda benar-benar manusia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berhentilah Menginginkan Kebahagiaan Orang Lain

Menjadi bahagia itu mudah, kuncinya hanya terus bersyukur dan tetap menjadi peribadi yang selalu sederhana, sederhana dalam ingin, sederhana dalam bersabar, dan sederhana dalam ikhlas. Sebab yang menjadikan seseorang itu selalu rumit dan tak bahagia menjalani hidupnya terkadang adalah moodnya, keinginannya, dan besarnya ego untuk selalu mencicipi hidup orang lain. Bukan karena takdir Tuhan ataupun karena besarnya ujian dari Yang Maha Kuasa, hanya saja terlalu bodohnya kita dalam menyadari syukur sebenarnya adalah satu-satunya jalan memperoleh kebahagiaan. Sebab, bila hati sadar sesadar-sadarnya bahwa jalan satu-satunya adalah bersyukur dan selalu sederhana dalam menjalani hidup, maka sudah tentu hidup kita akan senantiasa tersanding oleh kebahagiaan. Maka, berhentilah untuk menginginkan kebahagiaan oang lain, karena belum tentu kebahagiaan orang tersebut apabila menjadi kebahagianmu akan benar-benar membuatmu merasa bahagia seutuhnya. Sebab, tak sedikit dari kita yang awalnya me...

Kisah si TIGA HIJAU

Di sebuah tempat nun jauh di rimba belantara. Hiduplah beberapa jenis tanaman hijau menyerupai permadani. Tanaman hijau itu bernama rumput Teki milik seorang nenek berusia 80 tahun. Sebut saja bernama nenek Dingin. Nenek Dingin tinggal sebatang kara berkarib dengan hewan liar dan tanaman. Lewat tangan dingi nnya semua merasa bisa hidup nyaman. Di pondok kecilnya yang selalu bersih, nenek Dingin mempunyai lahan seluas 100 meter, satu-satunya pondok dengan area yang mendapat sinar matahari secara langsung. Itu sebabnya nenek Dingin tak pernah sakit. Cahaya matahari dan sejuk dari hutan rimba silih berganti memberikan aura sehat bagi nenek Dingin. Areal pondok nenek dikelilingi rumput hijau yang tertata apik. Nenek memberi nama rumput Teki. Tak jauh dari rumput mendekati hutan, di bawah pohon tua beringin dan kepel, ada mata air yang ditumbuhi lumut hijau. Lumut yang juga mengerti keindahan ini membentuk hijau menawan tumbuh di atas bebatuan, nenek Dingin menamainya Lumutan. Sementara d...

Kreatifitas Karya Seni Hasil Teknik Pengolahan Sampah di SDK Sang Timur

Pengertian Sampah Sampah adalah sisa suatu usaha atau kegiatan [manusia] yang berwujud padat [baik berupa zat organik maupun anorganik yang bersifat dapat terurai maupun tidak terurai] dan dianggap sudah tidak berguna lagi [sehingga dibuang ke lingkungan]. Alam tidak mengenal sampah, yang ada hanyalah daur materi dan energi. Hanya manusia yang menyampah [mengakibatkan munculnya sampah]. Segala macam organisme yang ada di alam ini selalu menghasilkan bahan buangan, karena tidak ada proses konversi yang memiliki efisiensi 100%. Sebagian besar bahan buangan yang dihasilkan oleh organisme yang ada di alam ini bersifat organik [memiliki ikatan CHO, bagian tubuh makhluk hidup]. Sampah yang berasal dari aktivitas manusia yang dapat bersifat organik maupun anorganik. Contoh sampah organik adalah: sisa-sisa bahan makanan, kertas, kayu dan bambu. Sedangkan sampah anorganik [hasil dari proses pabrik] misalnya: plastik, logam, gelas, dan karet. Ditinjau dari kepentingan kelestar...