Langsung ke konten utama

Menyesal Karna Menahan Amarah


Saat kamu membaca ini, aku yakin kamu sedang berada dalam masalah yang membuatmu ingin sekali marah. Atau kamu sedang dalam masalah yang tak tahu lagi harus kamu apakan untuk menyelesaikannya. Kalau memang benar, hadapi saja dengan tersenyum lagi setelahnya dan jangan pernah pergi.

Ya itu yang bisa aku pesankan pada diriku saat ini, karena aku dulu pernah juga melakukan hal yang sama. Ketika ada masalah yang membuatku sangat ingin marah, aku menahannya. Tetapi tidak ku tunjukkan dan akhirnya aku juga yang tersakiti karena amarahku itu. Jika kamu ingin marah, maka keluarkan saja dan setelahnya kembalilah tersenyum.

Karena aku pernah menyesal karena amarah yang tertahan. Terlalu lama dulu aku menahan dan akhirnya memuncak dan tak bisa ku kendalikan, dan semua orang yang didekatku menjadi korban dari amarahku.

Maka dari itu, keluarkan saja amarahmu, bukan berarti amarah itu buruk untuk dikeluarkan, hanya penempatannya saja yang perlu diperhatikan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

VISA Lebih dari kata PENTING

Visa merupakan dokumen penting yang harus kamu miliki saat bepergian ke luar negeri, di samping dokumen paspor. Visa sebagai bukti kamu memiliki izin tertulis dari suatu negara yang akan kamu kunjungi dan menjalankan aktifitas sesuai dengan apa yang tercantum pada visa. Seperti bekerja, belajar atau melakukan tugas diplomatik. Bagi warga Indonesia yang akan bepergian, visa harus diajukan ke kedutaan besar negara bersangkutan yang ada di Indonesia, beberapa pekan sebelum berangkat. Syarat pengajuan bergantung pada setiap kedutaan. Ada negara yang mensyaratkan tiga bulan sebelum berangkat, kamu harus mendapatkan visa dari negara yang dituju sebagai bukti kamu diizinkan memasuki negara tersebut. Jenis Visa Jika disederhanakan, ada dua jenis visa yang berlaku: visa diplomatik dan visa kunjungan. Dari kelompok visa kunjungan ini terdiri dari banyak jenis visa. Rinciannya sebagai berikut: Visa kunjungan sementara untuk kunjungan keluarga / Relatives permits Waktu kunjungan yang...

Karakteristik Critical Thinking

  Karakteristik lain yang berhubungan dengan berpikir kritis, dijelaskan Beyer (Arief Ahmad, 2007) secara lengkap dalam buku Critical Thinking , yaitu: . a.        Watak ( dispositions ) Seseorang yang mempunyai keterampilan berpikir kritis mempunyai sikap skeptis, sangat terbuka, menghargai sebuah kejujuran, respek terhadap berbagai data dan pendapat, respek terhadap kejelasan dan ketelitian, mencari pandangan-pandangan lain yang berbeda, dan akan berubah sikap ketika terdapat sebuah pendapat yang dianggapnya baik. b.       Kriteria ( criteria ) Dalam berpikir kritis harus mempunyai sebuah kriteria atau patokan. Untuk sampai ke arah sana maka harus menemukan sesuatu untuk diputuskan atau dipercayai. Meskipun sebuah argumen dapat disusun dari beberapa sumber pelajaran, namun akan mempunyai kriteria yang berbeda. Apabila kita akan menerapkan standarisasi maka haruslah berdasarkan kepada relevansi, keakuratan fakta-fakta, ...

Kisah si TIGA HIJAU

Di sebuah tempat nun jauh di rimba belantara. Hiduplah beberapa jenis tanaman hijau menyerupai permadani. Tanaman hijau itu bernama rumput Teki milik seorang nenek berusia 80 tahun. Sebut saja bernama nenek Dingin. Nenek Dingin tinggal sebatang kara berkarib dengan hewan liar dan tanaman. Lewat tangan dingi nnya semua merasa bisa hidup nyaman. Di pondok kecilnya yang selalu bersih, nenek Dingin mempunyai lahan seluas 100 meter, satu-satunya pondok dengan area yang mendapat sinar matahari secara langsung. Itu sebabnya nenek Dingin tak pernah sakit. Cahaya matahari dan sejuk dari hutan rimba silih berganti memberikan aura sehat bagi nenek Dingin. Areal pondok nenek dikelilingi rumput hijau yang tertata apik. Nenek memberi nama rumput Teki. Tak jauh dari rumput mendekati hutan, di bawah pohon tua beringin dan kepel, ada mata air yang ditumbuhi lumut hijau. Lumut yang juga mengerti keindahan ini membentuk hijau menawan tumbuh di atas bebatuan, nenek Dingin menamainya Lumutan. Sementara d...